Membuat Merek yang Kuat Menggunakan Brand Equity

150 views

Ketika Kamu ingin membuat Merek yang kuat, Kamu musti mempunyai brand equity yang kokoh juga. Apakah itu Brand Equity? Philip Kotler serta Keller mengartikan brand equity sebagaibeberapa aset yang berkaitan dengan merek, nama, serta simbol, yang bisa berpengaruh pada nilai suatu produk dan memberi manfaat untuk konsumen. Ekuitas merek merupakan nilai tambah yang diberi kepada produk serta jasa. Nilai ini bisa dicerminkan didalam cara konsumen berpikir, merasa, serta bertindak kepada merek, harga, serta profitabilitas yang dimiliki perusahaan. Ini mencerminkan peran merek yang tidak sekedar sebagai representasi dari produk yang dimiliki, namun juga harus bisa berfungsi untuk membentuk nilai untuk pelanggan.

Pendaftaran Merek

Brand equity yang kuat bakal memberikan value, entah itu pada pelanggan ataupun pada perusahaan. Keuntungan brand equity untuk pelanggan ialah untuk memberi keyakinan pelanggan kepada merek, menambah keyakinan pelanggan didalam keputusan pembelian, serta meningkatkan kepuasan mereka didalam naik produk ataupun jasa. Manfaat brand equity untuk perusahaan ialah untuk menambah efisiensi serta efektivitas program marketing perusahaan, menambah kesetiaan kepada Merek, meningkatkan harga pendapatan, meningkatkan kelebihan bersaing. Brand equity yang kokoh bakal lebih gampang saat mendongkrak produk ataupun unit lainnya dari perusahaan. Menurut artikel ini yang mengatakan bahwa Brand Equity berisi dari sejumlah elemen penting, antara lain yakni :

  1. Brand Awareness/ Kesadaran atas merek: David Aaker didalam bukunya Managing Brand Equity mengartikan bila kesadaran atas merek adalah ketrampilan dari pelanggan yang berpotensi untuk mengenali ataupun mengingat jika sebuah Merek tergolong kedalam jenis produk tertentu. Brand Awareness memberi banyak value, diantaranya memberikan asosiasi atas Merek, mengenalkan merek, merupakan sinyal untuk satu keberadaan, komitmen serta substansi Merek, serta membantu menentukan sekelompok merek untuk diperhatikan dengan sangat.Tingkatan dari brand awareness ialah Unware of brand, Brand recognition, brand recall, top of mind.
  2. Brand Association / Asosiasi merek: Brand Association adalah semua hal yang dihubungkan di memori pelanggan. Brand association memberi banyak value, diantaranya mempermudah customer memperoleh informasi mengenai merek, mempengaruhi interpretasi customer terhadap fakta seputar merek, membedakan merek dari Merek kompetitor, menguatkan ranking Merek dipasar. Terdapat beberapa cara membuat brand association yakni mengasosiasikan Merek dengan atribut ataupun karakteristik produk, misal pepsoden whitening diasosiasikan dengan pasta gigi dapat memutihkan gigi. Mengasosiasikan Merek dengan yang tidak berwujud, misal oskadon diasosiasikan jadi obat sakit kepala langsung menuju pusatnya.
  3. Brand Loyalty / Loyalitas Merek: Brand Loyalty adalah ukuran ketertarikan customer pada sebuah merek. Tingkat ketertarikan customer kepada sebuah merek bisa terbagi didalam 4 tingkat, yakni:a) Switcher/price sensitive : Di level, ini pelanggan tidak loyal pada Merek ataupun belum mempunyai brand equity yang kencang. Tiap merek dipersepsikan memberi kepuasan yang hampir sama.b) Satisfied/habitual buyer : Di tingkat ini pelanggan merasa puas kepada produk atau paling tidak merasa tidak puas atas produk perusahaan.c) Satisfied buyer with switching cost : Di tingkat ini pelanggan merasa puas atas produk. Mereka musti mengeluarkan dana tertentu bila ingin pindah merek.d) Commited buyer : Di level ini pelanggan mempunyai rasa bangga memakai produk yang dijual perusahaan mereka menganjurkan merek yang sama pada orang lain. Merek produk mempunyai brand equity yang kokoh di pandangan pelanggan.
  4. Brand Identity / Identitas Merek: Brand Idenity merupakan elemen visual yang merepresentasikan bagaimana suatu perusahaan ataupun institusi ditampilkan, serta bagaimana suatu perusahaan menampilkan citranya di tengah-tengah masyarakat. Brand Identity suatu perusahaan dapat dilihat dari logonya yang menarik.Logo ini pun bakal tampak didalam semua elemen perusahaan dari mulai kartu nama, perangkat surat-menyurat (stationery), kemasan, iklan di media, pemasaran. Brand Identity yang tepat bakal jadi salah satu alat jual yang kokoh untuk perusahaan.Identitas suatu perusahaan atau merek pun jadi manifestasi aktual dari realita perusahaan ataupun Merek sebagaimana yang disampaikan lewat nama perusahaan, logo, slogan, produk, layanan, bangunan, alat-alat tulis, seragam serta barang-barang bukti nyata yang dibuat oleh organisasi itu serta dikomunikasikan pada berbagai konstituen.
  5. Atribut Perceived Quality/ Kualitas yang Diterima: Adalah persepsi pelanggan kepada kualitas ataupun kelebihan sebuah produk ataupun jasa. Percevied quality memberi banyak value, diantaranya memberi alasan pelanggan untuk memakai produk barang ataupun jasa, makin baik persepsi pelanggan maka makin besar potensi pelanggan untuk memakai produk serta membedakan produk barang ataupun jasa dengan produk customer.

Demikian artikel mengenai membangun Merek yang kuat dengan brand equity. Mudah-mudahan artikel ini dapat bermanfaat serta menambahkan referensi Kamu dalam belajar tentang ekuitas merek serta unsur-unsur paling penting yang terdapat di dalamnya http://www.pendaftaranmerekdagang.com/hubungi-kami/

Tags: #Membuat Merek

Leave a reply "Membuat Merek yang Kuat Menggunakan Brand Equity"